Lebih lengkap, rimpangnya dipakai sebagai obat kudis, radang kulit, pencuci darah, perut kembung, dan gangguan lain pada saluran pencernaan serta sebagai obat pembersih dan penguat (tonik) sesudah nifas. Penelitian menunjukkan bahwa temu putih juga memiliki aktivitas antitumor, hepatoprotektif, anti-peradangan, dan analgesik
Kandungan
|
Rimpang
mengandung zat warna kuning kurkumin (diarilheptanoid). Komponen minyak
atsiri dari rimpangnya terdiri dari turunan Guaian (kurkumol, kurkumenol,
Isokurkumenol, Prokurkumenol, Kurkurnadiol), turunan Germakran (Kurdion,
Dehidrokurdion); seskuiterpena furanoid dengan kerangka eudesman (Kurkolon).
Kerangka Germakran (Furanodienon, Isofuranodienon, Zederon, Furanodien,
Furanogermenon); kerangka Eleman (Kurserenon identik dengan edoaron,
Epikurserenon, Isofurano germakren); Asam-4-metoksi sinamat (bersifat
fungistatik). Dari hasil penelitian lain ditemukan kurkumanolid A,
kurleumanolid B, dan kurkumenon.
|


